[Ficlet] NYE Situation (Junhoe & Bobby)

NYE Situation -1 2 poster

NYE Situation (Junhoe & Bobby)

By: Noranitas (@hyukbyair)

Main Cast iKON’s Junhoe, Lovelyz’s SuJeong Co-Cast iKON’s Bobby, Lovelyz’s Kei Genre Romance(?) Duration Ficlet Rating PG-15 G

Disclaimer Based on M&M Unreleased video that showin us how awkward the relationship between Bobby and Junhoe is. Original plot+poster by me. Characters not included. Please don’t mind about my weird pairing. Review after you read it.

|
|

“How the awkward brothers spend their New Year’s Eve?”

***

Kei eonni titip pesan.

Bilang pada Bobby oppa untuk ikut bersama kita malam ini.

Double date, okay?’

Junhoe membaca sms yang barusan ia terima dari SuJeong. Gila pikir Junhoe. Rencana kencannya akan berantakan jika Bobby juga ikut dengannya. Padahal ia sudah merencanakan sebuah event untuk SuJeong dari jauh-jauh hari hanya untuk malam ini. Junhoe yakin, pasti Bobby akan mentease nya habis-habisan karena rencananya itu.

Dengan wajah bete –yang sebagian besar juga mewakili perasaan nya saat itu- Junhoe mendatangi ruang latihan dimana Bobby berada

Hyung, Kei noona titip pesan.”

“Oh ya?”

Noona bilang, kita akan double date malam ini.”

“ Double date?”

“Aku dengan SuJeong, hyung dengan noona.”

“Kau bercanda.”

Whatever.”

Junhoe semakin bete dibuatnya. Ia tak lagi menghiraukan panggilan Bobby dibelakangnya. Menanyakan kapan mereka harus berangkat dan dimana mereka akan bertemu dengan para gadis mereka. Junhoe sudah terlanjur kesal dengan semua ini. Bukan hanya fakta double date yang mengusik nya, juga fakta bahwa partner double date nya kali ini ialah Bobby dan pacarnya. Jika saja bukan Bobby melainkan hyung nya yang lain, ia masih bisa terima. Tapi ini? Junhoe semakin geram walau hanya memikirkannya barang sebentar saja.

***

Junhoe merapikan pakaiannya, dan untuk kesekian kalinya mencek penampilannya lewat cermin besar dilemari nya. Tak lupa disematkannya setangkai bunga mawar di dalam inner pocket coat nya.

“Huh. Cupu cuman bisa ngasih bunga.”

Junhoe tercengang mendengar Bobby berkata demikian. Tetapi ia memilih diam, karena jelas jika ia membalas omongan Bobby, ia akan kalah telak.

“Lelaki itu harusnya berani memberi pacarnya at least, a peck on her cheek.”

Setelah memberi saran kepada Junhoe, Bobby berlalu dari kamar mereka.

***

Didalam taksi pun mereka berdua –Junhoe dan Bobby- hanya diam. Masing-masing asyik dengan smartphonenya. Suasana canggung diantara mereka memang tak bisa didustakan.

Tak lama mereka sampai di Han Gang Park. Tempat Junhoe janjian dengan SuJeong.

Dikejauhan Bobby dan Junhoe dapat melihat Kei melambaikan tangannya kearah mereka berdua.

“Sudah lama?” Tanya Bobby pada Kei. Yang ditanya hanya menggeleng.

Bobby lalu menoleh kearah SuJeong ,“SuJeong-ah, aku dan Kei akan ke stall itu dulu.” SuJeong mengiyakan perkataan Bobby sambil tersenyum. Junhoe naik darah saat melihat SuJeong senyum pada roommate nya itu. “Sebaiknya mulai dari sini kita berpisah saja, hyung.” Bobby, Kei, dan SuJeong heran setelah mendengar ucapan Junhoe. Akhirnya Bobby mengerti dan dengan cepat menarik tangan Kei menjauh dari pasangan itu.

“Goo Junhoe. Kenapa kau seperti itu? Bobby oppa kan hyung mu.”

“Aku tak ingin diganggu.”

Mwo?”

Sudahlah. Ayo kita nikmati pemandangan disana. Sebentar lagi akan ada kembang api.”

Akhirnya, mereka hanya duduk direrumputan yang lumayan jauh dari keramaian. Karena jika mereka berani bergabung bersama keramaian itu, berarti mereka juga berani untuk menjadi target Headliner diberbagai search source dan media berita keesokan harinya.

Masing-masing dari mereka kini memegang stik apel karamel. Junhoe masih setia mendengarkan untaian kisah panjang SuJeong tentang stage debut hingga stage Gayo Daejun pertamanya. SuJeong juga menceritakan tentang pengalamannya tampil bersama WINNER– yang tak lain adalah para hyung Junhoe – untuk panggung kolaborasi mereka.

Sambil mendengarkan, Junhoe seakan-akan mengobservasi wajah SuJeong. Dari matanya yang besar, hidungnya yang tak terlalu mancung, hingga bibirnya yang tipis.

“Junhoe?”

Suara SuJeong menyadarkan Junhoe dari kegiatan mengamati-wajah-SuJeong nya. “Huh?”

“Apakah kau mendengarkan ku?”

Junhoe menjawab dengan terbata “Te.. tentu.”

“SuJeong ini untukmu.” Ucap Junhoe sambil menyerahkan bunga mawar yang ia bawa sebelumnya pada SuJeong. Senyuman lebar terpampang diwajah manis SuJeong.

Tak sengaja, omongan Bobby saat melewati kamarnya tadi terlintas dibenak Junhoe. Goo Junhoe jangan ikuti apa kata kimbab. Ia ingin mempermalukan mu Junhoe. Ingat itu ucapnya dalam hati.

CUP!

“Terima kasih Goo Junhoe. Bunga ini sangat lucu.”

Junhoe terdiam ditempatnya. Masih tak percaya bahwa SuJeong lah yang duluan mencium pipinya. Bukan dirinya!. Sambil mengusap pipinya yang merah padam Junhoe berkata “Sama-sama SuJeong-ah.”

***

Tidak jauh dari tempat Junhoe dan SuJeong berada, dua orang manusia sedang asyik mengintai pasangan itu.

“Yak! Astaga SuJeong mencium pipinya!” Kei berteriak karena tak percaya dengan kelakuan anggota grupnya tersebut.

Bobby yang ikut memperhatikan ikut berkomentar “Ya ampun memalukan sekali si Junhoe ini.” Kei heran dengan apa yang barusan diucapkan lelaki nya itu. Bobby menyambung “Tetap saja memalukan bahwa si laki-laki tak berani memulai duluan.”

“Kau ini kenapa sih. Itu romantis tauk!” Kei memukul bahu Bobby sekaligus memberikan death glare kepadanya.

Aniya. Aku tak apa-apa.” Bobby hanya menjawab dengan pasrah dan kemudian ikut bergabung kembali bersama Kei untuk melihat pasangan Junhoe dan SuJeong dari kejauhan.

End

 

Advertisements

One thought on “[Ficlet] NYE Situation (Junhoe & Bobby)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s