1.21 Kang Seungyoon

b7zt5jicuaelhg8

1.21 Kang Seungyoon

A ficlet by Noranitas

Main cast WINNER’s Kang Seungyoon Genre Family Rating G

|

|

“Wajah ayah terlihat ganteng ya..”

***

“Sayang, ada lagi yang harus kubantu?”

Seungyoon memeluk istrinya lembut dari belakang. Istrinya menggeleng pelan. Persiapan pesta sudah siap. Sebenarnya ini hanya sebuah pesta kecil-kecilan untuk merayakan hari jadi Seungyoon yang ke 38. Ini adalah tahun ke enam Seungyoon merayakan ulang tahun bersama keluarga kecilnya.

“Hahahhaha!!”

“Huahahahhahhahahahha!!!!!!”

Gelak tawa terdengar dari ruang keluarga. Jelas sekali bahwa pemilik tawa tersebut adalah si kembar, Kang Seokwon dan Kang Yunho yang berumur empat setengah tahun.

Memiliki anak kembar adalah suatu anugrah bagi Seungyoon dan istrinya. Bagaimana tidak, tuhan memberi mereka hadiah tidak hanya satu, melainkan dua anak sekaligus. Memang, diawal, semua itu tak lah mudah. Namun setelah dijalani, Seungyoon semakin bersyukur akan kehadiran si kembar dikehidupannya.

“Kang Seokwon….. Kang Yunho mwohani???”

Jahil, sang ayah perlahan menuju keposisi si kembar berada. Si objek masih tak menyadari bahwa ada yang mengintai mereka.

Dengan langkah pelan Seungyoon sudah berada dibelakang anak-anaknya dan bersiap untuk menakut-nakuti anaknya

“UWAAAAAAAAAAAAAA!!!”

Rencana mengejutkan si kembar berhasil. Seokwon berlari ketakutan sedangkan Yunho terdiam ditempat, menangis nyaring.

“Ya ya ya ya kalian kenapa sayang?? Cup cup cup jangan nangis ayo sini.” Istri Seungyoon berusaha menenangkan si kembar yang kalap. Mereka langsung berlari menuju sang ibu, berharap akan merasa lebih aman jika berada dipelukan ibunya. Istrinya memberi death glare pada Seungyoon.

“A.. Ayah cuma bercanda kok. Sumpah..” Seungyoon memberi alasan.

Istrinya tak percaya dengan lame-excuse dari suaminya. Wanita itu lalu menoleh kebenda yang sedang dipegang salah satu anaknya, Yunho.

“Yunho-yah, apa yang sedang kau pegang??” Wanita itu bertanya dengan intonasi lembut, agar si anak tidak merasa takut pasca teriakan ayahnya yang memekakkan telinga.

Yunho melirik tangannya “Igeo?”. Ibunya mengangguk.

Poto ayah.. kkkkkk…” Si bungsu Seokwon yang menjawab.

“Wajah ayah terlihat ganteng ya..” Istrinya berucap pelan kearah si objek yang sedang dibicarakan poto masa kanak-kanak nya.

“Oh jadi ini yang kalian tertawakan tadi huh?”

Seungyoon berdiri lalu berkacak pinggang, siap menyerang si kembar. Yunho dan Seokwon sontak kembali berlarian keseluruh penjuru ruang tengah sambil tertawa lebar menertawakan poto masa kecil ayahnya.

“Kenapa harus marah, oppa? Poto mu lucu kok.”

“Aku malu, sayang.”

“Eiii… Mana pernah seorang Kang Seungyoon bisa merasa malu.”

“Sumpah, sayang. Itu poto yang sangat memalukan.”

“Biar memalukan, aku tetap mencintaimu. Bukan?”

Seungyoon tersenyum mendengar kalimat terakhir dari istrinya. Sungguh manis ditelinganya. Ia cium sekilas bibir istrinya. Sebuah isyarat bahwa ia meyakini perasaan tulus dari istrinya itu.

“Selamat ulang tahun, sayang.

Dikecupnya lagi bibir suami tercintanya. Seungyoon tersenyum ditengah tautan tersebut. Mengabaikan kedua anak kembar mereka yang tengah menonton adegan mesra keduanya.

End

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s