[Drabble] Of Airplane and That Secret

PicsArt_1444226110968

Of Airplane and that Secret

iKON’s B.I. and Bobby, OC | Drabble mix | G | Friendship Romance Angst

Noranitas, 2015

***

“Bob.”

Aku menoleh kearah Dabin, yang kini memakai coat dan topi berwarna senada. Disampingnya berdiri kokoh sebuah koper berukuran besar.

“Aku sedikit khawatir.” Dahiku tanpa disadari mengerut mendengar ucapan Dabin.

“Kita belum bilang pada Hanbin tentang masalah ini….”

Aku hanya bisa tersenyum lebar menanggapi ucapan gadisku ini.

“Dab,”

Gadis ini membalas tatapan yang kutujukan pada dirinya.

“Pesawatmu akan berangkat tiga menit lagi-” Dabin memfokuskan netranya menuju layar besar di dinding.

“-Telepon aku jika sudah sampai, sayang.”

Dabin tersenyum kaku kearahku. Masih asing dengan kata terakhir yang kusampaikan padanya.

***

“-Telepon aku jika sudah sampai, sayang.”

Yang benar saja. Bobby sudah berani memanggilku dengan sebutan itu.

Benar hubungan kami sudah resmi pacaran. Namun, jika keadaannya seperti ini, aku merasa seperti penjahat yang menutupi kejahatannya sendiri.

Keadaan ini sungguh membuatku risih.

Pergi meninggalkan Korea dan meninggalkan Bobby disini. Bahkan yang terburuk, Hanbin tidak tahu akan rencana ini.

Bobby menatap mataku lurus. “Kenapa?”

“Aku masih belum terbiasa, Bob.”

Bobby tertawa ringan selagi menatapku dengan artian kau-ini-lucu-sekali-park-dabin dimatanya.

“Wajar bukan jika orang pacaran memanggil satu sama lain dengan kata ‘sayang’?” tanya Bobby masih dengan gigi kelinci ikut menghiasi senyum diwajahnya.

“Jika yang kau maksud pacaran tanpa memberi tahu Hanbin yang notabene adalah sahabat kita, maka itu adalah wajar.”

***

“Jika yang kau maksud pacaran tanpa memberi tahu Hanbin yang notabene adalah sahabat kita, maka itu adalah wajar.”

Kalimat panjang yang terucap dari mulut Dabin, seolah menamparku.

Dabin dan Bobby.

Mereka menjalin hubungan ini dibelakangku? Dan Bobby! Bukankah Bobby tahu seberapa besar perasaan yang kumiliki terhadap gadis yang kini ia peluk tersebut? Bahkan Bobby lah yang menyemangatiku untuk terus mengejar cinta Dabin dan….

“Tidak apa. Selama kita menutup mulut kita, mustahil Hanbin tahu tentang hubungan kita.” ucap Bobby, terdengar jelas dari jarak dua meter tempatku berdiri saat ini. Dabin hanya mengerjap pelan.

Kini aku hanya bisa memandangi Dabin yang mulai menyerahkan tiket pesawatnya menuju petugas jaga. Kemudian gadis itu berbalik menuju Bobby, melambaikan tangannya kemudian hilang dibalik lorong.

Hanya tersisa Bobby kini, membalikkan punggungnya bertujuan untuk pulang kerumah dan,

“Hanbin….”

End

Author/n YASH doubleb! Gak pernah bikin fic doubleb sebelumnya but thanks to airplane mv, now i’ve made it! Dikasi sedikit twist dibanding mv so gak semena-mena mvfict ini wk. Review ditunggu!

Xoxo

Ayangnya Dodong­čĺť

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s