[Orifict] #3 Pandangan Pertama

FB_IMG_1443219571616

Pandangan pertama

Orifict by Noranitas 2015

 

Lucu sekali momen yang tertulis sebagai judul cerita ini, memang terjadi di kehidupan nyata.

Pandangan pertama, orang-orang bilang.

Siapa yang tidak pernah merasakan momen ini? Mungkin sebagian dari kalian, cerita cinta dimulai dari sini. Sedikit dari tadi mungkin memulai permusuhan dari pandangan pertama. Ada pula yang menemukan best friend dari momen ini.

Lalu ceritaku masuk dibagian yang mana?

Entahlah. Biar kalian yang menilainya sendiri.

 

“Selamat siang. Ada yang bisa saya bantu?” suara halus wanita itu terdengar seiring pintu masuk dibuka.

Pria itu lantas menoleh kesumber suara. “Aku ingin membeli cake.”

“Silahkan kesebelah sini, Pak.” suara wanita itu terdengar stabil. Tersampir pula senyum manis diwajahnya –hasil training berhari-hari dari perusahaan.

Pria itu kemudian bergelut dengan sang kasir. Entah apa yang mereka bahas. Mungkin flavor cake yang mana yang cocok dengan selera lidahnya –entahlah. Wanita itu memilih acuh. Kembali menatap keadaan luar, menunggu tamu baru untuk ia jemput.

Lama sang wanita menatap hiruk pikuk jalanan. Matanya kebas, minta pemandangan baru untuk dijelajah. Iris kedua matanya kemudian beralih kedalam toko. Sang pria yang ia antar tadi sudah duduk diam sejauh sepuluh jengkal tangan dari tempatnya berdiri. Diam, dan menatap telepon genggamnya. Cukup intens, sepertinya ada pesan menarik di benda persegi panjang miliknya itu.

Sang wanita menatap kilat figur tersebut. Kemudian melirik jam tangan dipergelangan tangan.

Detik fantasi itu kemudian datang.

Si pria menengadah dari smartphonenya, menilik ke kiri. Si wanita menatap lurus.

Mata mereka bertemu!

Detik benar-benar terasa menit saat itu. Keduanya bersitatap lama. Saling meneliti fitur satu sama lain. Mengabaikan kegiatan yang mereka lakoni sepermili sekon yang lalu.

Pandangan pertama. Pandangan yang benar-benar memandang –kuperjelas. Padahal, di telepon genggam sang pria berdering beberapa pesan masuk dan pria lain yang tengah dipikirkan si wanita masih hinggap secuil di otaknya.

Detik berikutnya? Keduanya saling melempar tatap kearah lain. Si pria kembali fokus pada pesan masuk dan si wanita kembali menatap keluar toko.

Momen itu sangat singkat. Tak seberapa, cake yang dipesan sang pria telah tersaji, terbungkus rapi dengan balutan pita merah menyala. Sang wanita –kembali pada hakikat mengapa ia dibayar- membukakan kembali pintu dan mengucap kalimat silahkan-kembali-lagi.

Wanita itu menatap jauh menuju parkiran. Melihat pria tersebut yang –mungkin- bersiap untuk pulang dengan sekotak cake lezat. Ada sedikit kekecewaan di air muka sang wanita.

Cheesecake ku tersisa sepertiga. Kenyang menikmati momen pendek tersebut. Sepertinya aku harus pulang. Menemukan mungkin satu-dua momen lagi dijalan menuju rumah.

Wanita pembuka pintu itu tersenyum kearahku, sambil mengucap sapaan yang sama seperti yang ia lakukan pada pria sebelumnya. Namun, beranjak puluhan langkah dari pintu aku berbalik punggung, ingin melihat kembali wanita rupawan itu.

Air mukanya tenang. Tidak terusik oleh rasa kecewa, barang secuil ibu jari pun.

 

End

A/n udah lama gabikin orifict so yash here i am! Idk but i challenge u all buat nebak ending dr cerita ini ^^ menurut kalian gimana sih kesimpulannya??? Wkwkkw ditunggu jawabannya ya dikolom komen hihi

Advertisements

9 thoughts on “[Orifict] #3 Pandangan Pertama

  1. Heummm yg ngalamin pandangan pertama itu si aku kan? Dia kaya…agak tertarik sama wanita itu dan dia ngamatin gerak-geriknya daritadi termasuk yg bersitatap sama pria itu. Makanya dia bisa nangkap ekspresi kecewa dari wanita itu dan si aku juga kecewa pas dia yang keluar, wanita itu biasa aja. Bener ga nit? Bener gaa nit??? Wkwk

    • Pinter banget sih kamu~~~ ayangnya siapa emang nih? Wkwkkw
      Yash kurang lebih begitu lah ya istilahnya. Kasian si aku gak dibalas perasaannua kwkwkwkw.
      Trims ya udah mau jd yg pertama nebak tyachu! Luvluv lah dari ayangnya donghyuk ini 💜💜💜

      • Ayangnya Leyo kripik KENtang nit wkwk
        Duh aku jadi inget aku pernah baca riddle sekilas trus aku spot sama iseng2 jawab…eh gataunya aku doang yg betul wkwk mana riddlenya psikopat lagi
        Iyahhh kasiann tapi aku salut kamu dapet ide kaya gini nit. aku ga kepikiran sama sekali loh. Mungkin lain kali ku coba bikin kayak gini wkwk
        Aku kan emang selalu pertama di hati kamu /plakkk/ /dorong dodong keluar hati nita/ ♥♥♥♥♥

      • Duh tya yang fixed dong. Leyo apa Ken nih? Ayangnya dodong kan jadi bingung (plak)
        Ih kamu kan nyebut” riddle, aku jadi kangen nulis riddle huhu T_T Iya, aku ini idkw suka bgt ngamatin hal-hal kecil begitu wkwk. Ga doyan mikir jauh-jauh buat ide fic like sci-fi dkk (kok curcol)
        (Dodong udah permanen dihati aku) (dorong balik tyachu)

      • KEN NYA LAGI GANTENGG GIMANA DONG NIT? *nangis darah*
        wah kamu suka bikin riddle? bikin lagi dong nitt bikin *maksa*
        aku suka riddle
        iyoo aku juga gabisa T^T
        (kemudian taty terlempar ke hati juned) (eaaaa)

      • Duh lg gadapet ide misterius/? nih akhir akhir ini T_T fyi, kalo kamu mau baca riddle ku, bisa cek library break the case nya IFI aja yak wkwkkw

  2. Halo kak Nit! Tadi pagi udah sempet kasih like doang soalnya keburu berangkat sekolah hehe

    Dan ini slice of life ya bagian pandangan pertama itu soalnya aku (dan mungkin beberapa orang di luar sana) pernah ngalamin. Malah sering wkwk

    Fiksi kakak ringan, simple but awesome! Kusuka❤ Terus, aku idem sama kak tatyana. /disepak/ keep writing ya kak~

    P.S: maapkeun komennya pendek )):

    • Bi first, gpp kok pendek. Kamu komen aja aku udah mabok kepayang (alah)
      Yup. Aku doyan bikin slice of life gini, ini arena aman ku soalnya wkwkkw.
      Duh thanks ya dedek bi💜💜💜 oh dan thanks sekali lagi udah mampir ^^

  3. kaknit! ini yaampun josss!!! cara nulisnyan kaknit khass yaaa :3 ada gayanya sendiri dan ini bener bener jooosss wapiq /? sukaaaa >< selalu suka laahh ❤

    ini awalnya ketipu berat sama si pria, tapi pas bagian akhir. jleb …..
    aku nya yang ternyata ada pandangan pertama yang lebih pertma /? ihihihi
    nice story!!! keep writing kaknit :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s